AC atau Air Conditioner adalah perangkat yang wajib ada di dalam mobil. Tanpa AC, perjalanan bisa menjadi sangat tidak nyaman, terutama saat cuaca panas.
AC sendiri dirancang untuk memiliki daya tahan yang lama. Namun, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan AC mobil cepat rusak.
Kerusakan AC mobil tentu sangat menjengkelkan. Komponen ini berperan penting dalam menjaga kenyamanan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.
Informasi mengenai penyebab kerusakan AC mobil sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama oleh para pemilik kendaraan roda empat.
Ada beberapa penyebab mengapa AC mobil bisa mengalami kerusakan. Penyebab-penyebab ini sering kita lakukan tanpa sadar.
Berikut adalah beberapa penyebab AC mobil cepat rusak. Yuk simak!
A. Menyalakan AC Mobil Bersamaan dengan Menyalakan Mesin Mobil.
Namun, kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan masalah pada beberapa komponen AC.
Selain itu, aki mobil juga bisa terkena dampaknya karena harus menyalurkan daya listrik dalam jumlah besar secara bersamaan.
B. Menyalakan AC Mobil saat Mesin Mobil Mati.
Banyak pemilik mobil yang menyalakan AC mobil saat mesin dimatikan, dengan anggapan bahwa hal ini dapat menghemat bahan bakar.
Namun, menyalakan AC sebelum mesin mobil menyala dapat menyebabkan kerusakan pada komponen seperti kompresor.
Hal ini terjadi karena kompresor dipaksa beroperasi saat mesin mati.
Selain itu, aki atau accu juga akan lebih cepat rusak karena tidak mendapatkan suplai daya dari alternator, sementara motor blower tetap dipaksa bekerja.
C.Mematikan Mesin Mobil saat AC Mobil Masih Menyala.
Penyebab AC mobil rusak berikutnya adalah mematikan mesin saat AC masih beroperasi.
Kebiasaan ini sering terjadi, terutama ketika pengemudi terburu-buru.
Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus, kompresor AC akan tetap berputar tanpa mendapatkan daya listrik, yang pada akhirnya mempercepat kerusakan AC.
Oleh karena itu, untuk menghindari masalah pada AC, sebaiknya nonaktifkan tombol AC terlebih dahulu sebelum mematikan mesin mobil.
Kebiasaan ini juga mencegah AC menyala bersamaan dengan mesin saat mobil dihidupkan kembali.
D.Sering Menggunakan AC Mobil dengan Suhu Maksimal/Paling Dingin.
Banyak pengguna mobil yang menyetel suhu AC ke tingkat terendah atau maksimal agar kabin cepat dingin, terutama saat cuaca sangat panas.
Namun, jika kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus, AC akan mengalami masalah, terutama pada bagian kompresor.
Kompresor harus bekerja ekstra keras untuk terus memompa freon atau refrigerant ke evaporator, yang dapat mempercepat kerusakannya.
Sebaiknya, aturlah suhu AC dengan bijak dan hindari menyetelnya ke suhu maksimal terlalu sering.
Disarankan untuk menyetel suhu AC antara 22-24 derajat Celcius.
E. Membuka Jendela Mobil saat AC Mobil Menyala.
Salah satu kebiasaan sepele yang dapat membuat AC mobil bermasalah adalah terlalu sering membuka jendela kaca mobil saat AC menyala.
Misalnya, saat membayar tol, kita membuka jendela dan terkadang lupa untuk menutupnya kembali, atau kaca bagian belakang tidak tertutup rapat.
Jika kaca jendela terbuka, udara dingin yang dihasilkan oleh blower akan keluar melalui jendela, yang mengakibatkan pemborosan daya listrik dan memungkinkan udara atau debu masuk ke dalam kabin mobil.
Sumber : www.otosia.com
No comments:
Post a Comment