Selamat Kepada Om Tengku Febri Sebagai Ketua Regional AVOID Jakarta periode 2025 - 2027 semoga guyub dan solid selalu Regional Jakarta, Amin. | Avanza Owners Indonesia (AVOID) Regional Jakarta lahir dikarena untuk membangun silahturahmi dan memberikan tempat bagi pengguna Avanza. Kemudahan informasi mengenai Avanza dan acara serta segala informasi yang berkaitan dengan avanza sebagai hal yang penting yang kami utamakan bagi para pemilik Avanza dari gen1, gen2, gen3 dan gen4.

Saturday, July 17, 2021

Biar Aki Kering Tak Mudah Soak, Begini Cara Perawatannya

Aki merupakan perangkat penting dalam kendaraan karena bertugas untuk menyimpang energi listrik dalam bentuk kimia. Apabila aki tak bisa menyimpan arus listrik, bisa jadi aki sudah soak.

Aki yang kering bisa menjadi penyebab kendaraan mogok atau macet. Cara memperbaiki aki kering bisa menjadi langkah untuk bisa menggunakan aki kembali.

Cara memperbaiki aki kering akan membuat aki bisa digunakan kembali, tanpa harus membeli yang baru. Cara memperbaiki aki kering juga bisa menghemat kantong, mengingat harga aki tidaklah murah. Cara memperbaiki aki kering tentunya harus dilakukan dengan hati-hati.

Selain mengetahui cara memperbaiki aki kering, penting juga memahami bagaimana cara merawatnya. Merawat aki dengan benar akan membuat fungsi aki bertahan lama. Berikut cara memperbaiki aki kering dan merawatnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu(7/7/2021).

Mengenal aki

Aki atau akumulator adalah alat elektro kimia yang dibuat untuk mensuplai listrik ke sistem starter mesin, sistem pengapian, lampu ? lampu dan komponen kelistrikan lainnya. Fungsi aki mirip dengan baterai. Alat ini menyimpan listrik dalam bentuk energi kimia, yang dikeluarkannya bila diperlukan dan mensuplainya ke masing ? masing sistem kelistrikan atau alat yang memerlukannya.

Di dalam aki terdapat elektrolit asam sulfat, elektroda positif dan negatif dalam bentuk plat. Ketika Aki dipakai, terjadi reaksi kimia yang mengakibatkan endapat pada anode (redquksi) dan katode (oksidasi).

Tanda aki soak

Aki yang rusak berarti ia tidak lagi bisa menyimpan arus listrik. Aki soak biasanya ditandai dengan bunyi klakson yang melemah, lampu tidak terang, waktu starter mesin jadi lebih panjang, bahkan tidak lagi bisa menggerakkan starter.

Untuk tahu aki akan soak pun sebenarnya mudah. Aki soak tidak berarti bahwa hari itu juga akan mati, tetapi sisa waktunya mungkin tidak lama, dan apesnya kita tidak tahu persis. Bunyi starter misalnya, bisa digunakan untuk menakar kondisi aki.

Jika suatu kali pengguna menstarter mobil dan merasa bahwa mesin butuh waktu lebih lama dari biasanya untuk menyala, maka itu bisa jadi pertanda. Kalau (starter) agak berat, lalu besoknya normal lagi ini bisa jadi tanda aki mulai soak. Selain itu, aki yang soak biasanya merupakan aki yang sudah di atas setahun.

Supaya Aki dapat dipakai lagi, ia harus diisi dengan cara mengalirkan arus listrik kearah yang berlawanan dengan arus listrik yang dikeluarkan Aki itu. Ketika Aki diisi akan terjadi pengumpulan muatan listrik.

Cara memperbaiki aki kering

Peralatan yang harus disiapkan:

1. Obeng minus.
2. Obeng plu.
3. Pisau. Bisa pisau dapur ataupun gergaji besi.
4. Air aki yang dapat dibeli di bengkel ataupun toko otomotif.
5. Solasi atau selotip dengan ukuran besar.

Cara memperbaiki aki kering:

1. Lepas aki dari tempatnya
2. Buka bagian penutup aki menggunakan pisau atau gergaji yang telah disiapkan sebelumnya. Ingat, lakukan
    dengan hati-hati agar pisau dan gergaji tidak melukai tangan ini cara memperbaiki aki kering yang kedua.
3. Cara memperbaiki aki kering yang ketiga perhatikan pada bagian atas aki yang terdapat tulisan ?Do Not
    Open? lalu gergaji bagian tersebut. Lakukan hal yang sama pada bagian samping serta belakang dari
    penutup aki.
4. Lepas bagian penutup pada wadah aki. Setelah terbuka, Anda akan menemukan enam lubang yang
    selanjutnya silahkan diisi menggunakan air aki (accu zuur) yang telah dibeli di toko otomotif sebanyak 15
    mililiter.
5. Hindarkan kotak langsung cairan accu dengan kulit karena dapat menyebabkan iritasi. Jikapun terlanjur
    kena, segera gosok menggunakan sabun agar iritasi bisa berkurang.
6. Cara memperbaiki aki kering selanjutnya adalah setelah lubang terisi semua, tutup lubang tersebut
    menggunakan penutup aki. Agar merekat kuat, gunakan solasi.
7. Jika memang aki kering masih belum menunjukkan tanda perbaikan, ada baiknya Anda membongkar aki
    sekali lagi untuk mengamati jika ada sel-sel pada aki yang rusak.

Cara menjumper aki mobil dengan benar

1. Utamakan keselamatan, gunakan alat pengaman mata, sarung tangan, sepatu bersol karet. Pastikan
    melakukan jumper di ruang yang kering dan tidak dalam keadaan hujan. Jauhkan dari cairan atau bahan
    bahan yang mudah terbakar, serta jauh dari anak-anak.
2. Posisikan kedua kendaraan agar aki masing-masing mobil bisa sedekat mungkin dan dalam jangkauan kabel 
    jumper, serta cukup ruang bagi anda untuk bekerja.
3. Cari dan perhatikan kutub positif dan kutub negatif aki pada mobil donor (mobil D) maupun pada mobil
    penerima (mobil P).
4. Bersihkan kedua kutub positif dan negatif aki di kedua mobil, pastikan terpasang kuat.
5. Kedua mobil pada posisi kunci kontak OFF.

Urutan men-jumper adalah sebagai berikut

1. Jepitkan klem kabel jumper merah ke kutub positif mobil D, hubungkan dengan kutub positif mobil P.
    Pastikan jepitannya kuat dan stabil.
2. Jepitkan klem kabel jumper hitam pada kutub negatif, dimulai pada mobil P lalu lanjutkan ke mobil D.    
    Pastikan jepitannya kuat dan stabil.
3. Start mobil D, biarkan beberapa saat agar arus mengalir ke aki mobil P.
4. Coba start mobil P.

Cara merawat aki agar tidak cepat rusak

1. Perhatikan beban penggunaan
    Salah satu cara terbaik untuk merawat aki mobil adalah dengan memerhatikan beban penggunaan aki secara
    berkala. Pengecekan harus dilakukan secara rutin. Pengecekan ini berguna agar kondisi aki bisa diketahui 
    secara tepat. Pengecekan beban penggunaan aki sendiri bisa dilakukan di bengkel.
2. Bersihkan Aki Secara Berkala
    Salah satu tips termudah dalam menjaga kondisi aki adalah dengan membersihkan aki secara berkala. Salah
    satu bagian yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah bagian terminal aki. Terminal aki biasanya
    tertutup oleh debu dan kotoran. Hal ini menyebabkan hantaran listrik dari aki ke komponen mobil menjadi
    terhambat.
3. Panaskan Mobil Secara Berkala
    Meski mobil tidak sedang akan dipakai namun memanaskan mesin mobil setiap hari adalah hal yang wajib   
    untuk dilakukan. Mobil yang tidak pernah dipanasi akan memberi dampak pada kondisi aki. Aki akan
    menjadi cepat tekor dan soak. Oleh karena itu, biasakan untuk memanaskan mesin mobil setiap hari
    setidaknya selama 5-10 menit.
4. Pastikan Ketersediaan Listrik di Dalam Aki
    Cara terbaik untuk merawat aki mobil adalah dengan menjaga suplai listrik di dalam aki. Ketika mobil sulit
    dinyalakan, kemungkinan cadangan listrik di dalam aki sudah menipis. Oleh karena itu, segera isi ulang
    cadangan listrik mobil.

Sumber  :  Otosia.com













No comments:

Post a Comment