Selamat Kepada Om Tengku Febri Sebagai Ketua Regional AVOID Jakarta periode 2025 - 2027 semoga guyub dan solid selalu Regional Jakarta, Amin. | Avanza Owners Indonesia (AVOID) Regional Jakarta lahir dikarena untuk membangun silahturahmi dan memberikan tempat bagi pengguna Avanza. Kemudahan informasi mengenai Avanza dan acara serta segala informasi yang berkaitan dengan avanza sebagai hal yang penting yang kami utamakan bagi para pemilik Avanza dari gen1, gen2, gen3 dan gen4.

Tuesday, August 4, 2020

Alasan Mengapa Mesin Mobil Bisa Rusak Jika Dipaksa Tenggak Bensin Oktan Rendah

OTOSIA.COM - Ada banyak jenis bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan. Masing-masing jenis BBM itu memiliki angka oktan yang berbeda.

Ambil contoh, Pertalite memiliki nilai oktan 90 sedangkan Pertamax memiliki nilai oktan yang lebih tinggi mulai 92. Semakin tinggi oktan, semakin baik kualitas bahan bakar tersebut.

Tentu saja hal itu selaras dengan harga BBM itu sendiri. Semakin tinggi nilai oktan, maka bahan bakar akan semakin sulit terbakar dan menghasilkan ledakan pada mesin.

Dikutip dari laman Hyundai Indonesia, hal tersebut sangat krusial bagi mesin modern dengan kompresi tinggi dan engine timing yang presisi.

Seringkali, orang memilih bahan bakar dengan oktan rendah karena harganya yang lebih terjangkau. Padahal, BBM dengan nilai oktan yang lebih rendah, maka bahan bakar akan meledak dan terbakar secara prematur.

Hasilnya, tenaga yang lebih rendah, mesin ngelitik dan konsumsi bahan bakar yang lebih boros. Jike penggunaan BBM beroktan rendah dilakukan terus menerus, maka kebiasaan itu bisa merusak mesin.

Dampak jangka pendeknya bisa saja tidak terasa. Tapi untuk jangka panjang, kebiasaan yang dianggap menghemat uang itu justru akan menguras dompet.

Internal mesin bisa rusak dan perlu melakukan turun mesin. Kerusakannya bisa ringan juga, seperti busi yang cepat habis hingga kerusakan besar seperti piston yang rusak dan katup yang rusak.

Sumber : otosia.com





No comments:

Post a Comment