Selamat Kepada Om Tengku Febri Sebagai Ketua Regional AVOID Jakarta periode 2025 - 2027 semoga guyub dan solid selalu Regional Jakarta, Amin. | Avanza Owners Indonesia (AVOID) Regional Jakarta lahir dikarena untuk membangun silahturahmi dan memberikan tempat bagi pengguna Avanza. Kemudahan informasi mengenai Avanza dan acara serta segala informasi yang berkaitan dengan avanza sebagai hal yang penting yang kami utamakan bagi para pemilik Avanza dari gen1, gen2, gen3 dan gen4.

Tuesday, June 20, 2017

Mengapa Tekanan angin Pada Ban Begitu Penting?

Sebagai salah satu bagian paling vital pada sebuah kendaraan, ban diwajibkan untuk selalu dalam kondisi prima, dengan tekanan angin yang sempurna. Sejatinya, tekanan angin ban mobil akan terus berkurang meski tidak signifikan. Kondisi di mana tekanan angin menurun di bawah batas ideal ini akan mengurangi kenyamanan dan juga meningkatkan konsumsi bahan bakar. 

Tak hanya itu, ban mobil dengan angin yang tidak sesuai juga tentu akan membahayakan saat dikendarai. Selain efek serta bahaya yang mungkin terjadi, tekanan angin yang kurang pas juga akan membuat usia pakai ban menjadi lebih pendek. Oleh karena itu, tekanan angin pada ban mobil harus dicek setidaknya satu kali setiap bulannya. Hal ini dikarenakan kondisi ban masuk ke dalam kategori keamanan dalam berkendara.


Dalam perjalanan jauh dan kecepatan tinggi, tekanan angin yang tidak sesuai bisa saja menyebabkan ban mobil pecah secara tiba-tiba. Umumnya, kecelakaan yang diakibatkan ban pecah saat kecepatan tinggi juga dialami karena ban yang kempis sementara muatan mobil terbilang banyak. Bahkan untuk beberapa kasus, muatan mobil juga melebihi kapasitas mobil itu sendiri.

Efeknya, ban yang kempis akan membuat dinding ban menerima tekanan lebih dari yang sudah didesain untuk diterima. Untuk melakukan pemeriksaan atau pengecekan kondisi tekanan angin ban mobil, Otolovers dapat membawa ke tukang tambal ban mobil atau lebih baik lagi ke toko ban mobil yang sudah pasti memiliki standar untuk memeriksa.

Jika dirasa kurang atau terlalu kuat, maka montir atau petugas akan langsung menyesuaikan dengan mengeluarkan angin ban atau menambahkannya agar sesuai standar. Jika ingin melakukan pemeriksaan sendiri, sekarang sudah banyak dijual bebas alat untuk mengukur tekanan angin dalam ban mobil. Anda bisa mendapatkannya di toko otomotif atau toko perlengkapan di mall besar. Selain itu, tak ada salahnya untuk melengkapi mobil anda dengan kompresor mini untuk mengisi angin ban.

Perlu diperhatikan, setiap mobil memiliki standar tekanan angin ban yang dibutuhkan. Biasanya ketentuan ini bisa diketahui dari stiker yang tertempel pada stiker dekat dengan pintu atau tempat lainnya. Selain itu, sesuaikan tekanan standar mobil tersebut dengan batas tekanan yang dapat diterima oleh ban mobil. Hal ini akan tertulis pada spesifikasi ban mobil secara detail. Lebih baik otolovers mengisi tekanan angin sesuai kebutuhan yang ideal dan jangan dipaksakan untuk mengisi
dengan tekanan maksimal.

Sumber : www.otosia.com

No comments:

Post a Comment